Apakah saat ini perusahaan Anda telah menggunakan ISO 9001:2008? Mulai saat ini, setiap perusahaan yang telah memiliki ISO 9001:2008 harus memastikan adanya proses peningkatan status sertifikasi yang dimilikinya. Bagi perusahaan yang telah menjalankan sertifikat ISO 9001:2008, cara efektif yang dapat dilakukan oleh perusahaan dalam melakukan program peningkatan sistem ISO yang dimiliki adalah dengan menjalankan tahapan proses sebagai berikut.
(1) Mendesain dan Menganalisis Resiko
Salah satu perbedaan antara penerapan konsep ISO 9001:2008 dengan ISO 9001:2015 adalah strategi pengendalian resiko yang didesain pada saat perencanaan proses. Perusahaan tidak perlu untuk mengganti seluruh sistem. Hal terpenting adalah penyusunan Risk Based Think dari desain proses. Cara mendesain resiko dapat dijalankan setelah memiliki sistem, namun tentu saja pada saat setelah perencanaan atas desain, sistem yang terbentuk dapat dilakukan proses perbaikan.
(2) Pengembangan Kapasitas Leadership
Mengingat nilai komitmen dalam sistem diharapkan lebih tinggi. Salah satu tugas penting perusahaan adalah menjalankan nilai komitmen leadership tersebut untuk dapat memastikan bahwa konsep pengendalian leadership dalam perusahaan berjalan secara tepat untuk dapat dijalankan dalam perusahaan.
(3) Pengelolaan Knowledge Perusahaan
Perusahaan harus mulai mengembangkan budaya pembelajaran secara tepat. Konsep pembelajaran dalam organisasi yang sebelumnya dimiliki oleh unit kerja HR/ SDM/ HC saja, harus dapat dijabarkan ke seluruh unit kerja terkait lainnya.
Bagaimana dengan program Up Grading sistem ISO 9001 dalam perusahaan Anda? Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pengendalian dan pengembangan sistem. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
konsultan ISO/ AMARYLLIA PUSPASARI---08129369926, amarylliap@gmail.com
Selasa, 09 Agustus 2016
Jumat, 25 September 2015
Melihat Sekilas Perubahan ISO 14001
Dalam perkembangan Sistem Manajemen Lingkungan, perusahaan harus dapat dipastikan memiliki proses identifikasi atas seluruh faktor internal dan eksternal yang tepat. Konsep organisasi dalam melakukan proses penyusunan sistem dijalankan dengan strategi PDCA (Plan Do Check Action) yang bersinergi dengan seluruh faktor internal dan eksternal tersebut. Sistem akan menjadi efektif, apabila pendekatan dengan aktual dan realitas adalah strategis dan terukur.
Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat terkait dengan pelaksanaan Sistem Manajemen Lingkungan dalam perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Kamis, 12 Juni 2014
Pelatihan ISO 9001 untuk Institusi Pendidikan
Adalah menjadi penting bagi institusi sekolah untuk dapat mengoptimalkan pogram pengembangan layanan pada kualitas manajemem yang ada pada institusi pendidikan. Tantangan dapat dikembangkan untuk menjadi program yang lebih optimal agar sistem manajemen internal dapat memberikan hasil yang lebih maksimal bagi institusi tersebut dan tentu saja dapat lebih mengoptimalkan output keluaran dari institusi pendidikan.
Asumsi yang menyatakan adanya kesulitan untuk membuat suatu tolok ukur dari sistem manajemen pada institusi pendidikan adalah suatu hal yang tidak tepat. Suatu pengukuran dapat diklasifikasikan berdasarkan ukuran mutu kualitatif dan kuantitatif, penetapan program-program kerja membutuhkan adanya suatu bentuk analisis kuantitatif yang tepat untuk dapat lebih mengoptimalkan sistem manajemen internal dari perusahaan.
Program Pelatihan Dua Hari ini akan sedikit banyak membantu bagi pengelolaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Adapun program pelatihan yang dimaksud terdiri atas:
(1) Pemahaman dimensi mutu
(2) Pemahaman klausul ISO 9001:2008
(3) Workshop untuk proses penyusunan dokumen
(4) Pemahaman tentang sistem dokumentasi
Diharapkan dengan mengikuti program pelatihan ini, pihak institusi pendidikan dapat mengembangkan pemahaman yang efektif terhadap penerapan Sistem ISO 9001:2008 di ruang lingkup pekerjaannya. (amarylliap@gmail.com, 08129269926)
Asumsi yang menyatakan adanya kesulitan untuk membuat suatu tolok ukur dari sistem manajemen pada institusi pendidikan adalah suatu hal yang tidak tepat. Suatu pengukuran dapat diklasifikasikan berdasarkan ukuran mutu kualitatif dan kuantitatif, penetapan program-program kerja membutuhkan adanya suatu bentuk analisis kuantitatif yang tepat untuk dapat lebih mengoptimalkan sistem manajemen internal dari perusahaan.
Program Pelatihan Dua Hari ini akan sedikit banyak membantu bagi pengelolaan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Adapun program pelatihan yang dimaksud terdiri atas:
(1) Pemahaman dimensi mutu
(2) Pemahaman klausul ISO 9001:2008
(3) Workshop untuk proses penyusunan dokumen
(4) Pemahaman tentang sistem dokumentasi
Diharapkan dengan mengikuti program pelatihan ini, pihak institusi pendidikan dapat mengembangkan pemahaman yang efektif terhadap penerapan Sistem ISO 9001:2008 di ruang lingkup pekerjaannya. (amarylliap@gmail.com, 08129269926)
Sabtu, 07 Juni 2014
Program Pelatihan ISO 17025
Dalam pengembangan jasa layanan terhadap kualitas analisis laboratorium, adalah sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memastikan bahwa kegiatan analisis sudah dijalankan dengan baik dan secara efektif telah menjalankan proses validasi terhadap data yang dimaksud.
Proses sertifikasi ISO 17025 memberikan keuntungan bagi perusahaan, memberikan manfaat bagi jasa layanan laboratorium yaitu sebagai berikut:
(1) Memastikan adanya proses penelusuran terhadap data yang menjadi bagian analisis dijalankan sesuai dengan standar persyaratan
(2) Terdapat uji realibilitas yang efektif terhadap personel yang menjalankan proses analisis yang dimaksudkan tersebut
(3) Terdapat sistem manajemen yang mengakomodasi manajemen operasional dari pelayanan data dan testing
(4) Peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang efektif dalam perusahaan
Adalah menjadi bagian yang penting bagi perusahaan yang bergerak di jasa layanan pemeriksaan untuk melakukan proses sertifikasi. Selain secara internal, perusahaan menjalani suatu proses perbaikan. Diharapkan dengan adanya sertifikasi ISO 17025, perusahaan juga memiliki nilai kompetitif yang kuat dalam bidang bisnis.
Program pelatihan yang dilakukan adalah program pelatihan 2 (dua) hari, yaitu dengan agenda sebagai berikut:
(1) Pemahaman mengenai ISO 17025
(2) Pemabahasan klausul-klausul ISO 17025 serta pendeskripisan dalam business process
(3) Workshop penyusunan dokumen
Diharapkan dengan mengikuti program dua hari pelatihan ini, perusahaan dapat lebih memahami dan mengaplikasi sistem ISO 17025 yang dimaksudkan tersebut. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Proses sertifikasi ISO 17025 memberikan keuntungan bagi perusahaan, memberikan manfaat bagi jasa layanan laboratorium yaitu sebagai berikut:
(1) Memastikan adanya proses penelusuran terhadap data yang menjadi bagian analisis dijalankan sesuai dengan standar persyaratan
(2) Terdapat uji realibilitas yang efektif terhadap personel yang menjalankan proses analisis yang dimaksudkan tersebut
(3) Terdapat sistem manajemen yang mengakomodasi manajemen operasional dari pelayanan data dan testing
(4) Peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang efektif dalam perusahaan
Adalah menjadi bagian yang penting bagi perusahaan yang bergerak di jasa layanan pemeriksaan untuk melakukan proses sertifikasi. Selain secara internal, perusahaan menjalani suatu proses perbaikan. Diharapkan dengan adanya sertifikasi ISO 17025, perusahaan juga memiliki nilai kompetitif yang kuat dalam bidang bisnis.
Program pelatihan yang dilakukan adalah program pelatihan 2 (dua) hari, yaitu dengan agenda sebagai berikut:
(1) Pemahaman mengenai ISO 17025
(2) Pemabahasan klausul-klausul ISO 17025 serta pendeskripisan dalam business process
(3) Workshop penyusunan dokumen
Diharapkan dengan mengikuti program dua hari pelatihan ini, perusahaan dapat lebih memahami dan mengaplikasi sistem ISO 17025 yang dimaksudkan tersebut. Lakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Rabu, 04 Juni 2014
Tahapan Menyusun Sistem ISO 9001 pada Institusi Pendidikan
Dalam kondisi saat ini, proses pengembangan terhadap sistem layanan dan kualitas output produk menjadi tantangan yang muncul pada seluruh perusahaan, organisasi maupun kelompok kerja baik itu yang terdapat pada sektor jasa maupun sektor manufacturing. Adalah menjadi suatu nilai penting dari institusi pendidikan, untuk dapat memastikan bahwa output jasa layanan pendidikannya memenuhi standar persyaratan, khususnya ISO 9001.
Perlukan institusi pendidikan untuk memiliki sertifikasi ISO 9001? Mengingat kebutuhannya tersebut, maka akan menjadi suatu strategi penting bagi organisasi untuk dapat mengoptimalkan sistem layanan output organisasi dalam bentuk Sistem ISO 9001. Lalu bagaimana langkah-langkah kerja yang harus dilakukan oleh organisasi.
Langkah Pertama: Kajian Organisasi
Adalah penting ketika suatu organisasi akan melakukan program sertifikasi untuk dapat memastikan bahwa sistem yang terbentuk adalah sistem yang sesuai dalam memenuhi kebutuhan organisasi.
Langkah Kedua: Mendefinisikan Produk
Dalam konsep mutu, adalah sangat penting bagi organisasi untuk dapat mendefinisikan karakteristik produk-produk yang dihasilkan. Produk yang terbentuk dapat berupa produk internal yang terbentuk antar unit dalam organisasi dan produk output dari organisasi itu sendiri. Produk yang terdefinisi kemudian dilakukan proses pengendalian dengan memastikan sistem yang mengakomodasi aspek kualitas dari produk yang dimaksudkan tersebut.
Langkah Ketiga: Membentuk Tim ISO
Adalah sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memastikan adanya tim ISO yang bertanggung jawab dalam melakukan proses set up Sistem ISO 9001 yang bertanggung jawab dalam memastikan Sistem ISO termonitor sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Langkah Keempat: Menyusun Sistem Dokumentasi
Dalam ISO 9001, dokumen adalah unsur yang penting meskipun hal yang dimaksud adalah bukan yang menjadi poin utama untuk dapat memastikan bahwa Sistem Dokumentasi yang dimaksud dapat dipastikan untuk dapat memastikan bahwa sistem dokumentasi tersebut dapat diaplikasikan dalam organisasi.
Langkah Kelima: Proses implementasi
Organisasi harus memastikan bahwa kegiatan implementasi harus dijalankan, terdapat suatu konsep yang memastikan bahwa sistem yang dibuat akan menjadi sistem terukur yang dapat dianalisis dalam program manajemen.
Lakukan proses penyusunan Sistem ISO 9001 yang tepat dalam perusahaan, pastikan bahwa sistem yang dibuat sesuai dengan organisasi Anda dan yang terpenting dapat dijalankan secara efektif. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat dalam melakukan proses set up sistem dalam organisasi Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Perlukan institusi pendidikan untuk memiliki sertifikasi ISO 9001? Mengingat kebutuhannya tersebut, maka akan menjadi suatu strategi penting bagi organisasi untuk dapat mengoptimalkan sistem layanan output organisasi dalam bentuk Sistem ISO 9001. Lalu bagaimana langkah-langkah kerja yang harus dilakukan oleh organisasi.
Langkah Pertama: Kajian Organisasi
Adalah penting ketika suatu organisasi akan melakukan program sertifikasi untuk dapat memastikan bahwa sistem yang terbentuk adalah sistem yang sesuai dalam memenuhi kebutuhan organisasi.
Langkah Kedua: Mendefinisikan Produk
Dalam konsep mutu, adalah sangat penting bagi organisasi untuk dapat mendefinisikan karakteristik produk-produk yang dihasilkan. Produk yang terbentuk dapat berupa produk internal yang terbentuk antar unit dalam organisasi dan produk output dari organisasi itu sendiri. Produk yang terdefinisi kemudian dilakukan proses pengendalian dengan memastikan sistem yang mengakomodasi aspek kualitas dari produk yang dimaksudkan tersebut.
Langkah Ketiga: Membentuk Tim ISO
Adalah sangat penting bagi perusahaan untuk dapat memastikan adanya tim ISO yang bertanggung jawab dalam melakukan proses set up Sistem ISO 9001 yang bertanggung jawab dalam memastikan Sistem ISO termonitor sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan.
Langkah Keempat: Menyusun Sistem Dokumentasi
Dalam ISO 9001, dokumen adalah unsur yang penting meskipun hal yang dimaksud adalah bukan yang menjadi poin utama untuk dapat memastikan bahwa Sistem Dokumentasi yang dimaksud dapat dipastikan untuk dapat memastikan bahwa sistem dokumentasi tersebut dapat diaplikasikan dalam organisasi.
Langkah Kelima: Proses implementasi
Organisasi harus memastikan bahwa kegiatan implementasi harus dijalankan, terdapat suatu konsep yang memastikan bahwa sistem yang dibuat akan menjadi sistem terukur yang dapat dianalisis dalam program manajemen.
Lakukan proses penyusunan Sistem ISO 9001 yang tepat dalam perusahaan, pastikan bahwa sistem yang dibuat sesuai dengan organisasi Anda dan yang terpenting dapat dijalankan secara efektif. Lakukan pencarian referensi eksternal yang tepat dalam melakukan proses set up sistem dalam organisasi Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Sabtu, 31 Mei 2014
Proses Memilih Badan Sertifikasi
Apakah perusahaan Anda pada saat ini akan menjalankan Sistem
Manajemen Keamanan Pangan? Lalu ketika perusahaan Anda bingung akan
memilih badan sertifikasi, point apa yang harus Anda lakukan dalam
memilih? Mengingat saat ini banyak sekali alternatif badan sertifikasi
yang dapat digunakan.
Sebagai bahan pertimbangan, ada baiknya perusahaan memperhatikan beberapa faktor yang penting sebelum memilih badan sertifikasi:
(1) Pertimbangan Konsumen
Sebelum memilih badan sertifikasi ada baiknya perusahaan memperhatikan konsumen yang akan menjadi sasaran tujuan atau yang dimiliki oleh perusahaan saat ini. Tidak dapat dipungkiri proses pemilihan badan sertifikasi akan mempengaruhi brand dari perusahaan. Apabila badan sertifikasi yang dipilih adalah badan sertifikasi internasional, maka secara umum perusahaan dapat diterima oleh konsumen. Karena bagaimana pun juga tujuan sertifikasi salah satunya adalah membangun kepercayaan dari konsumen.
(2) Pertimbangan Kualitas
Kualitas dari badan sertifikasi lebih dapat ditentukan dari auditor yang digunakan. Pastikan badan sertifikasi menyediakan auditor yang sangat kompeten dan memiliki pengalaman yang cukup dalam ruang lingkup audit yang akan dijalani. Banyak manfaat dan perbaikan akan didapatkan apabila perusahaan menjalankan audit dengan tenaga ahli yang mumpuni.
(3) Pertimbangan Harga
Penting dan sangat perlu untuk dievaluasi. Bagaimana perhitungan harga dilakukan dan apabila memungkinkan bandingkan dengan badan sertifikasi lainnya. Bukan nilai rupiahnya yang harus menjadi pertimbangan, namun nilai jual yang sangat penting dan ruang lingkup sertifikasinya.
Lakukan proses pencarian badan sertifikasi yang tepat untuk dapat memberikan kontribusi terhadap bisnis perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Sebagai bahan pertimbangan, ada baiknya perusahaan memperhatikan beberapa faktor yang penting sebelum memilih badan sertifikasi:
(1) Pertimbangan Konsumen
Sebelum memilih badan sertifikasi ada baiknya perusahaan memperhatikan konsumen yang akan menjadi sasaran tujuan atau yang dimiliki oleh perusahaan saat ini. Tidak dapat dipungkiri proses pemilihan badan sertifikasi akan mempengaruhi brand dari perusahaan. Apabila badan sertifikasi yang dipilih adalah badan sertifikasi internasional, maka secara umum perusahaan dapat diterima oleh konsumen. Karena bagaimana pun juga tujuan sertifikasi salah satunya adalah membangun kepercayaan dari konsumen.
(2) Pertimbangan Kualitas
Kualitas dari badan sertifikasi lebih dapat ditentukan dari auditor yang digunakan. Pastikan badan sertifikasi menyediakan auditor yang sangat kompeten dan memiliki pengalaman yang cukup dalam ruang lingkup audit yang akan dijalani. Banyak manfaat dan perbaikan akan didapatkan apabila perusahaan menjalankan audit dengan tenaga ahli yang mumpuni.
(3) Pertimbangan Harga
Penting dan sangat perlu untuk dievaluasi. Bagaimana perhitungan harga dilakukan dan apabila memungkinkan bandingkan dengan badan sertifikasi lainnya. Bukan nilai rupiahnya yang harus menjadi pertimbangan, namun nilai jual yang sangat penting dan ruang lingkup sertifikasinya.
Lakukan proses pencarian badan sertifikasi yang tepat untuk dapat memberikan kontribusi terhadap bisnis perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Selasa, 27 Mei 2014
Mengkombinasikan Sasaran Mutu dan KPI
Adalah hal yang sangat penting bagi perusahaan yang akan menjalankan program sertifikasi ISO 9001, untuk melakukan proses penetapan sasaran mutu. Sasaran Mutu adalah faktor penting yang menjai klausul mayor bagi perusahaan untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001. Agar sasaran mutu menjadi hal yang efektif, maka sangat penting dalam perusahaan untuk dapat mengoptimalkan program manajemen mutu tersebut ke dalam metode pengukuran kinerja KPI (Key Performance Indicator) berbasiskan BSC (Balanced Score Card).
Strategi ini dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan.
Manfaat Pertama: memberikan nilai evaluasi terhadap karyawan
Key Performance Indicator dapat diimplementasikan per jabatan dengan panduan sasaran mutu yang terintegrasi dengan kebutuhan karyawan. Secara terarah maka perusahaan dapat menjalankan suatu konsep pengukuran sinergi yang jelas dan mendapatkan nilai obyektif karyawan tersebut.
Manfaat Kedua: Mendapatkan data-data untuk menjalankan program perbaikan
Proses evaluasi terhadap kinerja karyawan yang tepat dapat menjadi modal strategis bagi perusahaan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan. KPI dapat memberikan analisis yang tajam terkait dengan bagaimana program perbaikan tersebut dapat dijalankan.
Mafaat Ketiga: Mengidentifikasi Pengukuran Visi dan Misi Perusahaan
Adalah menjadi suatu hal yang sangat bermanfaat untuk memastikan adanya suatu pengembangan visi dan misi yang terukur dan terimplementasi kepada masing-masing unit dan masing personel.
Kembangkan program manajemen dalam perusahaan Anda secara sinergis dan sistematis. Gunakan program dan sertifikasi ISO 9001 untuk dapat mengoptimalkan Sistem Manajemen Operasional perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Strategi ini dapat memberikan banyak manfaat bagi perusahaan.
Manfaat Pertama: memberikan nilai evaluasi terhadap karyawan
Key Performance Indicator dapat diimplementasikan per jabatan dengan panduan sasaran mutu yang terintegrasi dengan kebutuhan karyawan. Secara terarah maka perusahaan dapat menjalankan suatu konsep pengukuran sinergi yang jelas dan mendapatkan nilai obyektif karyawan tersebut.
Manfaat Kedua: Mendapatkan data-data untuk menjalankan program perbaikan
Proses evaluasi terhadap kinerja karyawan yang tepat dapat menjadi modal strategis bagi perusahaan untuk mengidentifikasi potensi perbaikan. KPI dapat memberikan analisis yang tajam terkait dengan bagaimana program perbaikan tersebut dapat dijalankan.
Mafaat Ketiga: Mengidentifikasi Pengukuran Visi dan Misi Perusahaan
Adalah menjadi suatu hal yang sangat bermanfaat untuk memastikan adanya suatu pengembangan visi dan misi yang terukur dan terimplementasi kepada masing-masing unit dan masing personel.
Kembangkan program manajemen dalam perusahaan Anda secara sinergis dan sistematis. Gunakan program dan sertifikasi ISO 9001 untuk dapat mengoptimalkan Sistem Manajemen Operasional perusahaan Anda. (amarylliap@gmail.com, 08129369926)
Langganan:
Postingan (Atom)