
Dibandingkan dengan Sistem Manajemen Sertifikasi ISO lainnya, konsep dan proses untuk menjadi auditor OHSAS 18001 adalah melalui tahapan dan proses yang sedikit lebih "unik". Sulit? Jawabannya adalah tidak ,namun dibutuhkan beberapa strategi yang tepat agar kegiatan audit OHSAS 18001 sesuai dengan standar persyaratan yang telah ditetapkan tersebut.
Strategi Pertama: Pemahaman terhadap karakter keselamatan kerja dalam bisnis
Manajemen operasional terhadap semua perusahaan tidak sama, namun dalam beberapa hal nilai/ point yang dapat digunakan untuk memastikan bahwa konsep dan prinsip K-3 diterapkan dalam perusahaan tersebut. Sangat penting bagi auditor untuk memiliki pengalaman yang memadai dalam proses penyusunan dan identifikasi aspek K-3 yang dijalankan di lapangan tersebut. Apabila pengalaman belum memadai, menjadi penting bagi auditor yang bersangkutan untuk melakukan proses pembelajaran yang berhubungan dengan pengembangan aspek K-3 dalam perusahaan.
Strategi Kedua: Proses Pemahaman Aspek dan Regulasi yang terkait dengan konsep pengembangan K-3
Salah satu nilai penting dalam klausul OHSAS 18001 adalah melakukan proses pemastian yang terkait dengan seluruh peraturan maupun persyaratan yang terkait dengan aspek K-3 yang dijalankan dalam perusahaan tersebut. Pemahaman mengenai regulasi dan arti pentingnya menjadi suatu paramater yang kuat untuk dijadikan nilai dalam pemeriksaan audit dalam perusahaan.
Strategi Ketiga: Teknik Interview dan Observasi
Salah satu kompetensi yang penting untuk dikembangkan dalam kegiatan implementasi OHSAS 18001 adalah proses dan pengembangan teknik interview dan observasi yang dijalankan di lapangan. Bagaimana melakukan proses penggalian informasi yang tepat sehingga mendapatkan aspek yang penting untuk perbaikan operasional yang dijalankan dalam perusahaan. Proses observasi juga harus secara cermat digunakan untuk mendapatkan informasi secara teknis terkait dengan proses pengambilan informasi maupun aspek K-3 yang harus diperbaiki dalam perusahaan.
Strategi Keempat: Proses penyusunan laporan
Proses penyusunan laporan menjadi suatu tahapan kritikal yang dapat muncul dalam proses dan penerapan kegiatan audit ini. Auditor yang handal dapat melakukan proses penyusunan laporan yang taktis dengan melakukan proses eksploras yang tepat terkait dengan analisis penyebab dari ketidaksesuaian yang muncul serta penetapan terhadap tindakan perbaikan dan pencegahan yang muncul dari ketidaksesuaian yang dimaksudkan tersebut.
Strategi Kelima: Penyampaian hasil audit
Auditor berkewajiban untuk melakukan proses penyampaian hasil audit kepada pihak auditee untuk kemudian dilakukan proses penanganan yang tepat terkait dengan tindakan perbaikan dan pencegahan yang ada di lapangan.
Demikianlah lima strategi yang tepat dalam menjadi auditor untuk OHSAS 18001,untuk langkah dan pengembangan lebih lanjut sebaiknya melakukan proses pencarian referensi eksternal yang tepat untuk menjadi konsultan dalam perusahaan Anda. (amarylliap@yahoo.com, 08129369926)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar